Friday, September 16, 2011

Bagi Tuhan Tidak Ada yang Mustahil

KU YAKIN SAAT KAU BERFIRMAN
KU MENANG SAAT KAU BERTINDAK
HIDUPKU HANYA DITENTUKAN
OLEH PERKATAAN-MU

KU AMAN KAR’NA KAU MENJAGA
KU KUAT KAR’NA KAU MENOPANG
HIDUPKU HANYA DITENTUKAN
OLEH KUASA-MU

BAGI TUHAN TAK ADA YANG MUSTAHIL
BAGI TUHAN TAK ADA YANG TAK MUNGKIN
MUJIZAT-NYA DISEDIAKAN BAGIKU
KU DIANGKAT DAN DIPULIHKAN-NYA

Baru saja saya mendengar lagu ini sayup - sayup. Tak sadar ternyata air mata saya menetes. Saya terdiam tak berkomentar. Tak berbicara, tak berpikir, hanya mendengar saja membiarkan jiwa saya berjalan - jalan dalam pagi yang hening.

Berapa sering kita berpikir kita berjalan sendiri? Berapa sering kita merasa masalah kita tak terpecahkan? Berapa sering kita merasa tidak ada Allah karena kita selalu menemukan kebuntuan. Seberapa sering kita putus asa dan seakan tidak seorangpun yang menolong kita? Berapa sering kita berpikir bahwa kita tidak mungkin sembuh dari penyakit yang kita alami, atau orang tua kita atau orang yang kita kasihi.

Sesaat saya tertunduk. Rasanya kepala ini tidak bisa ditegakkan menghadap Sang Khalik. Berapa dalam kita telah jatuh? Seberapa sakit kita? Seberapa dalam masalah kita?

Maka aku diam mengingat waktu - waktu yang lalu. Ketika sakit yang kutanggung seakan lalu. Ketika luka namun sembuh. Ketika dalam gua yang dalam namun bangkit. Ketika tak ada jalan keluar ternyata disediakan pada waktunya. Ketika tak ada makanan dan tanganNya menyediakan tanpa aku pikirkan. Ketika ayah terkasih pergi, ada kekuatan yang tak pernah aku pahami. Ketika aku menangis, aku pulih. Satu kata saja. Terima kasih Tuhan. 

Tidak ada yang mustahil bagi Tuhan. Itu yang aku tahu dan aku yakini. Hanya saja waktuNya berbeda dengan waktu kita, yang sering kali membuat kita tidak mengerti mengapa sesuatu itu terjadi menimpa kita atau orang yang kita kasihi. 

Hari ini. Aku dedikasikan tulisan ini bagi seorang sahabat. Seorang anak yang begitu mengasihi ibunya yang sakit menahun. Seringkali pikiran kita, keinginan kita dan perasaan kita jauh lebih rendah tak lampaui pikiranNya. Namun tidak ada yang mustahil bila kita yakin dan percaya, dan berjalan dalam iman itu. Usahlah menanggung dan memasukkan beban lagi didalam ranselmu. Berhenti sebentar, dalam hening dan doa yang tidak kamu pahami dan biarkan Ia bekerja dengan satu dua cara dengan cara yang mungkin mustahil kita mengerti. Karena setiap hal yang terjadi membuat kita belajar tentang bagaimana kita harus hidup, tidak hanya bagi kita sendiri. Aku hanya sebagian kecil kesaksian tidak ada yang mustahil bagi Allah. Sama halnya tidak mustahil bagi Allah kalau sekarang kita masih hidup, berjalan mengenal kehidupan dan memahami hal - hal yang tidak kita pahami.

Tidak ada yang mustahil bagiNya bila kita membiarkan Ia bekerja dalam kehidupan kita. Total!

for my bestfriend JH.