Friday, June 3, 2011

Dua muka

Di pinggiran jalan aku sempatkan bernafas.....
Menghargai setup volume oksigen yang memenuhi pembuluh
Seakan terlahir kembali
Di antara malam gerimis yang mulai menggenang..
Biarkan tubuh yang terangkul basah
Dingin.... Memecah penat


Menggigit....
Gerimis ini mencabik
Namun sejuk sesaat mendinginkan jantung yang memberi letih

Aku tahu....cukup aku pahami dimana kini aku berdiam
Diantara mimpi - mimpi dan kenyataan
Menghargai setiap detak jantung yang sebentar - sebentar diam membeku
Seakan tak ada waktu lagi
Diantara tengah matahari pucat bersembunyi dibalik awan - awan

Panas... Lembab
Mengecilkan seluruh sendi yang diam - diam terhanyut
Seakan membakar tubuh dalam waktu yang terakhir

Aku tahu...cukup kupahami dimana aku berada saat ini
Diantara pertanyaan - pertanyaan iman aku berdiri
Menghargai setiap menit yang seakan - akan lekas berakhir
Namun riang bicara menggugah
Dalam keheningan....saja